<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kotak suara rasmira</title>
	<atom:link href="http://rasmirashaja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rasmirashaja.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Oct 2011 03:05:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rasmirashaja.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kotak suara rasmira</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rasmirashaja.wordpress.com/osd.xml" title="kotak suara rasmira" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rasmirashaja.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Awali dengan bumbu bukan akhiri dengan Monosodium glutamat</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2011/09/15/awali-dengan-bumbu-bukan-akhiri-dengan-monosodium-glutamat/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2011/09/15/awali-dengan-bumbu-bukan-akhiri-dengan-monosodium-glutamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 04:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bumbu]]></category>
		<category><![CDATA[masakan padang]]></category>
		<category><![CDATA[rempah-rempah]]></category>
		<category><![CDATA[vetsin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Lama sudah saya tak menulisi blog ini. Karena sedikit lapar saya menulis ini. Banyak teman di perantauan yang bilang “ribet” ketika melihat kami memasak. Bumbunya bejibun, proses memasaknya lama pula, dan terkesan tidak praktis. Mungkin iya, masakan Padang memang rame. Ada macam-macam bumbu. Cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, kemiri, ketumbar , merica, <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=121&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lama sudah saya tak menulisi blog ini. Karena sedikit lapar saya menulis ini. Banyak teman di perantauan yang bilang “ribet” ketika melihat kami memasak. Bumbunya bejibun, proses memasaknya lama pula, dan terkesan tidak praktis. Mungkin iya, masakan Padang memang rame. Ada macam-macam bumbu. Cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, kemiri, ketumbar , merica, buah pala, kulit manis, dan masih ada lagi yang lain. Belum lagi asam-asaman, daun-daunan (daun salam, daun kunyit, daun asam, ruku-ruku, sereh, dll), belum lagi “pamasak” alias bumbu yang harus ditumbuk halus atau sudah jadi dalam kemasan. Belum lagi takaran santan. Belum lagi proses dan cara memasak (apinya, kuali/periuknya, dan tingkat kematangan). Begitulah kawan, “makan” adalah hasil dari kau bekerja, maka nikmati dan hargailah dia. Mungkin salah satunya melalui bumbu, bumbu memberi citarasa yang berbeda. Ibuku bilang “tuang mato ka nan rancak, tuang salero ka nan lamak” yang kira-kira artinya “mata condong pada yang bagus, selera condong pada yang enak”.<span id="more-121"></span></p>
<p>Agak heran saya di perantauan. Ibu-ibu (termasuk juga pedagang makanan) menjadikan semua serba praktis, katanya menghemat waktu dan tidak mau ribet. Termasuk dalam hal makan. Banyak tersedia bumbu jadi dan tentu saja makanan siap saji. Begitu juga dalam hal memasak: akhiri saja semuanya dengan vetsin pasti enak. Vetsin alias monosodium glutamat menjadi juru selamat. Suatu hari, waktu hendak kuliah pagi, di Jatinangor saya melihat tukang gorengan memasukkan satu bungkus vetsin ke dalam adonan gorengan. Gila. Mungkin banyak yang tahu bahwa vetsin tidak baik untuk kesehatan, tapi zat adiktif ini selain memberi sensasi “enak” mungkin juga mempengaruhi tingkat kepercayaan diri. Lebih baik beri vetsin saja daripada makanan yang kita sajikan dianggap “tidak enak”. Antahlah piak …</p>
<p>Saya bukan ahli masak. Tapi di balik bumbu masak yang beragam saya menarik filosofi yang banyak: nikmati makan dan makananmu, selalu ada usaha untuk sesuatu yang nikmat, jaga kesehatan, dan utamakan citarasa.</p>
<p>Membeli bumbu masak di pasar tradisional kita bisa menjumpai sekian pedagang dan telah membantu sekian banyak petani. Tentu tak sesederhana ketika hanya membeli sebungkus vetsin.<br />
Mengira-ngira takaran bumbu yang akan dimasukkan ke dalam masakan tentu juga melatih rasa tak perlu gunakan timbangan apalagi meteran. Hohoho&#8230;<br />
Bumbu dan rempah-rempahlah yang menyebabkan kita dulu dijajah oleh kolonial, tentu juga kita tak akan melupakan sejarah ini. Apalah jadinya bangsa yang melupakan sejarahnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=121&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2011/09/15/awali-dengan-bumbu-bukan-akhiri-dengan-monosodium-glutamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Insinyur</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2010/09/03/insinyur/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2010/09/03/insinyur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 09:44:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[budi pekerti]]></category>
		<category><![CDATA[insinyur]]></category>
		<category><![CDATA[jabat tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmira]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Waktu itu tanpa sengaja kutemukan kembali buku pelajaran sekolahku di gudang. Buku itu sudah lama tak kubaca, penuh debu dan buruk rupa. Dia dulu menjadi kawanku saat menghadapi pelajaran dan menyiapkan ujian. Di buku itu ada tertulis nama kawanku yang menghadiahkannya. Kawan yang nakal tapi baik hati. Kami adalah sepasang kawan di masa kecil. Kami <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=104&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu itu tanpa sengaja kutemukan kembali buku pelajaran sekolahku di gudang. Buku itu sudah lama tak kubaca, penuh debu dan buruk rupa. Dia dulu menjadi kawanku saat menghadapi pelajaran dan menyiapkan ujian. Di buku itu ada tertulis nama kawanku yang menghadiahkannya. Kawan yang nakal tapi baik hati. Kami adalah sepasang kawan di masa kecil. Kami selalu belajar bersama dan entah mengapa aku selalu membuatnya mengerutkan kening karena berpikir. Mungkin aku terlalu cepat berbicara. Atau tidak bisa menjelaskan secara sederhana. Atau dia yang terlalu pintar sehingga tak paham dengan kesederhanaan deskripsiku? Tapi akhirnya dia paham juga, setelah agak lama tentunya. Ketika pelajaran hampir tamat dia pindah ke kota lain. Kami berpisah. Terlalu mendadak dan aneh. Katanya dia ingin sekolah yang lebih baik di negeri yang lebih baik pula. Lagi-lagi aneh. Padahal saat itu persahabatan kami baru saja kembali dan sedang erat-eratnya. Dan yang lebih penting lagi ada PR yang belum kami kerjakan : mengerjakan tugas kelompok soal harian pelajaran Budi Pekerti. Cuma muatan lokal, tapi penting juga, soalnya sang Ibu Guru agak galak dan suka mencubit jika tidak mengerjakan PR. Dan yang lebih penting: pelit nilai. Hahaha. Aku dibelikannya setusuk es potong, silinder dingin itu hanya meleleh dikerubungi semut. Seragam merah-putihku terasa mencekik leher.<span id="more-104"></span><br />
Dia menceritakanku tentang negeri itu dan sungguh indah terdengarnya. Tak perlu seperti kaum syiah yang memukul-mukul dada karena keharuan, mungkin usaha paling rendah, tapi aku hanya bisa berdoa semoga kepindahannya bisa memberinya kebahagiaan dan kesuksesan nantinya. Tak ada senjata kemenangan lain selain ikhlas dan menerima. Menerima segala konsekuensi dan selalu tersenyum akan resiko pilihan. Aku biasa saja akhirnya. Malah sangat biasa. Kadang kebiasaan itu kubikin komedi yang penuh tragedi. Biar ramai. Yang biasa dan datar rasanya tak enak dan tak berbumbu. Hihi. Tapi kami berjanji untuk saling berkirim surat. Semoga ditepati. Kami berbalik arah. Satu hal terluput: kami belum berjabat tangan. Masya allah!</p>
<p>Dari suratnya aku tahu betapa jauh perjalanannya. Sedangkan aku masih di sekolah yang sama. Masih memakai buku yang sama dengan yang diberikannya dulu. Tapi caturwulan setelahnya pun berganti. Sangat berbeda. Dulu aku begitu ingin menemuinya. Kadang aku berhayal menjadi Doraemon biar bisa mengerjakan PR bersama di tempat dan waktu yang sama dengannya melewati pintu ajaib. Kadang aku ingin menjadi pilot yang berubah menjadi wartawan biar bisa mewawancarainya dan melarikannya dari markas musuh. Kadang aku ingin jadi superman yang menculiknya dan menceburkannya ke goa antah berantah yang tidak ada ibu guru mata pelajaran Budi Pekerti di sana. Hohoho. Anak kecil memang imajinatif. Tapi semua hayalanku tujuannya hanya satu: bertemu dengannya. Aku ingin menyelesaikan PR mata pelajaran Budi Pekerti. Dan berjabat tangan!!</p>
<p>Dari sekian surat, banyak hal yang telah kami ceritakan, tapi tak ada satu pun yang terbicarakan. Semua kata hanya selongsong angin yang memberikan beragam makna. Tak ada kesamaan. Cara seperti itu membuatku begitu ingin bertemu dengannya. Walaupun cuma lima menit saja. Tak lebih. Karena ketika suara dan mata bicara kurasa semua makna akan bisa disamakan dan dipahami. Baik secara jantan atau betina. Tak seperti kala itu. Tapi dia tidak bisa. Dia tidak punya waktu dan ruangnya terlalu sempit. Pelajarannya sangat padat katanya. Ah. Padahal aku hanya meminta lima menit saja. Tak lebih, tapi bisa jadi akan berkurang. PR budi pekerti sudah kulupakan tapi berjabat tangan menghantuiku. Dan aku akan menerima ruang dimana saja. Aku hanya inginkan kepuasan dan cara berjabat-tangan yang agak jantan, kataku. Walaupun ini sebenarnya bukan masalah kelamin, tapi yang jantan biasanya dianggap lebih elegan. Hahaha… Tapi dia tidak bisa dan tak kuasa datang atau ditemui, ruang dan waktunya menjadi sempit kala itu. Dia ingin mengejar insinyur katanya. Dan sedang dikejar-kejar insinyur juga. Halah. Bilang saja kau tak berani, kataku dalam hati.</p>
<p>Dulu aku begitu terkagum dengan waktu dan ruang, hingga kini kekaguman itu masih mencumbuiku. Dia sepasang kekasih yang aneh. Ketika waktu berubah bisa jadi ruang berpindah, ketika ruang berganti waktu pun akan mengikut. Pun bila ada yang menetap maka semua itu hanya sebuah faktor kecelakaan dari kemonotonan atau alibi dari proses menunggu. Dalam menunggu biasanya tak ada perubahan yang bisa kita lihat tapi sedang ada proses menuju perubahan itu. Beberapa masa kemudian setelah seragam merah putihku berganti. Ketika itu dalam bulan ajaib yang setengah aku sedang merenung dan mencatat semua ingatanku dalam aksara. Bulan yang penuh dengan kejutan. Ibuku di pulau sebrang sana sedang merintih sakit karena urat dalam kakinya bergejolak namun dia tetap berceloteh dan memberi tawa pada tetangga. Bapakku sedang menikmati penampilan anak didiknya menginjak-nginjak piring dan beling sambil diiringi musik. Tari Piring konvensional yang luar biasa. Dalam hati sebenarnya bapakku sedang mengingat sang cucu yang sudah sebulan tidak dikunjungi. Dan bulan depan dia akan kesana. Di waktu bersamaan dalam sebuah kamar, Zahra keponakanku sedang menyiapkan hari pertamanya memasuki Taman Kanak-Kanak. Dia agak gugup tapi juga senang. Semua telah disiapkan: baju kurung warna pink dengan kerudung putih, sepatu dan kaos kaki, lagi-lagi pink. Tas berisi buku, crayon, pensil dan tempat minum. Tak lupa buku iqra dan binder bergambar Barbie.</p>
<p>Di Televisi orang sibuk membicarakan iring-iringan presiden pergi dan pulang ngantor yang bikin macet. Waktu rakyat dikorupsi karena presiden harus didahulukan. Mengapa presiden tak tinggal di istana saja? Atau pulang ke rumahnya tidak tiap hari? sirine dan mobil patroli jadi simbol bahwa ada yang harus mundur, berhenti, dan ada yang bisa maju lebih cepat. Di tempat lain seorang ibu sedang menatap sendu rumahnya yang menghitam karena kompor gas yang meledak. Sang pengunggah video asusila diperiksa. Kopi luwak jadi pembicaraan. Pertandingan bola dunia mulai mendekati akhir dan sepilah pembicaraan tentang si kulit bundar. Tapi berlanjut lagi dengan bola lokal, calon pemenangnya dari beda pulau. Akhirnya piala direbut oleh sang pemenang dari Andalas, pempek semakin terkenal dan Sriwijaya tak hanya jadi simbol kejayaan di masa silam, tapi juga kini di sepakbola. Sementara itu ketika tulisanku baru setengah, ada pesan singkat masuk dari temanku, katanya besok dia tidak mau naik kereta api, trauma dengan kecelakaan yang baru saja dialaminya dan sadisnya pemberitaan di TV. Sementara Slam, teman kuliahku mengajakku berkelana ke Kepulauan Seribu. Bulan depan katanya. Padahal sebelumnya, Ila’ teman SMA-ku baru saja bercerita kalau dia sedang snorkeling di Kepulauan Seribu, pulau yang indah dan menarik katanya. Aku menelpon sang bunda, beliau sedang sibuk mengurus pesta pernikahan tetangga. Ketika aku mulai menekan tuts keyboard sepasang cicak sedang bercumbu di loteng kamar. Sedikit suara dan setelah itu mereka pergi dari celah jendela. Mungkin malu atau tak mau diganggu area pribadinya atau jangan-jangan mereka kira aku sedang berencana membuat video mereka? Entahlah. Angin kencang datang dan menghempaskan jendela, untung saja si cicak sudah pergi, kalau mereka masih disitu bisa jadi tubuh mereka sudah menjadi kerupuk. Tapi tidak jadi, aku tahu mereka sedang melanjutkan aksinya di sebuah sudut di luar sana yang tak ada mata manusia dan angin kencang. Selamat bersenang-senang kawan.</p>
<p>Akhirnya ruang dan waktu itu mengikuti setiap pemiliknya. Dia si pribadi. Dia si individu. Dia si Ego. Dia si Diri. Dia si Aku. Masing-masing punya jatah dan peran sendiri. Masing-masing punya jalan sendiri. Masing-masing menjalankan ruang dan waktunya sendiri. Masing-masing masing-masing. Penilaian subyektif terhadap waktu dan ruang tergantung pada si penganut. Tak ada waktu yang absolut. Lalu apa hakku untuk menghakiminya. Setiap makhluk butuh ruang dan waktu untuk hidup. Manusia adalah makhluk, maka dia harus diberi ruang dan waktu agar tetap hidup. Walaupun dia insinyur. Hoooho.</p>
<p>Bulan mudik datang. Dia sekarang telah menjadi insinyur. Sebentar lagi dia juga akan menjadi gurunya insinyur. Alhamdulilah. Puji Tuhan. Setelah lebaran dia akan datang. Kemudian dia mau ditemui. Malah menemui. Katanya membicarakan apa yang sempat tak terkatakan. Memperbaiki apa yang tidak benar. Meluruskan apa yang salah. Dan memperindah apa yang buruk. Sekurang-kurangnya berjabat tangan!</p>
<p>Ah kawanku itu masih kelamaan ternyata, walaupun dia sudah menjadi insinyur! Manusia membuat sejarahnya sendiri, tetapi mereka tak dapat membuat menurut sekehendaknya, mereka tak dapat membuat di bawah syarat-syarat yang dipilihnya, tetapi di bawah syarat-syarat yang langsung terdapat, disediakan dan diwariskan dari masa silam. Tapi semua sudah terlambat. Gatalku dulu mengapa digaruk sekarang? Aku tidak mau dan juga tidak bisa. Tanganku tak akan lagi hanya sekedar menunggu berjabat tangan. Tapi juga menampung pada Tuhan untuk mendoakannya agar dia semakin berhati-hati. Tapi mungkin setelah hari raya nanti tanganku juga bersalaman dengan ibu dan bapaknya yang luarbiasa itu. Orangtua yang sangat kuhormati. Bisa jadi kami akan bertemu di masjid atau ku datang ke rumahnya. Sekurang-kurangnya makan kacang asinnya. Hahaah. Di samping itu aku akan merancang jadwal untuk datang pada “malam bainai”-nya dan menyediakan tanganku memasang inai pada jemarinya yang belum kujabat itu. Dia tetap kawanku. Kawan yang lupa. Orang lupa hanya perlu diingatkan. Oleh siapa saja. Tak terkecuali oleh angin. Apalagi hati yang tulus.</p>
<p>Terlebih penting dari semua itu, aku sudah menyediakan waktu dalam agendaku untuk memenuhi undangan ibunya: menghadiri pesta sunatan anaknya. Seperti hari ini. Dering lagu tujuhbelasan menggema dari setiap sudut. Aku ingin keluar. Aku akan menonton pawai yang mungkin asik di bulan yang tak biasa ini. Kalau ada.</p>
<p>Rasa, bumi merah putih 65</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=104&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2010/09/03/insinyur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bila lalai</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/10/08/bila-lalai/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/10/08/bila-lalai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 07:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Bila lalai menjadi kawan tak satupun musuh kan kau hadang selain terlambat. Sudahlah kawan hanya sekian putaran jam tapi dia pun pergi melambaikan tangan tak dapat kulihat bagaimana lagi bentuk mukanya. biarlah, tahun depan dia pasti kembali menemuiku dengan berani. hanya tergantung aku apakah mau menerima atau menolak dengan berani. dia tersenyum dan meninggalkan si <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=101&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila lalai menjadi kawan tak satupun musuh kan kau hadang selain terlambat. Sudahlah kawan hanya sekian putaran jam tapi dia pun pergi melambaikan tangan tak dapat kulihat bagaimana lagi bentuk mukanya. biarlah, tahun depan dia pasti kembali menemuiku dengan berani. hanya tergantung aku apakah mau menerima atau menolak dengan berani.</p>
<p>dia tersenyum dan meninggalkan si lalai yang baru tersadar bahwa sang kawan telah jauh</p>
<p>dan dia sendiri dalam sepi melihat arakan mereka dari jauh</p>
<p>hidup hanya masalah ingatan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=101&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/10/08/bila-lalai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelana 2 ..</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/07/30/kelana-2/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/07/30/kelana-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 11:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Ayo diri &#<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=98&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo diri &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=98&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/07/30/kelana-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>salam untuk hujan</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/25/salam-untuk-hujan/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/25/salam-untuk-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 08:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; dan dia masih menyukai hujan walau juga tak begitu berharap ada payung untuk menyambutnya<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=92&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;</p>
<p>dan dia masih menyukai hujan walau juga tak begitu berharap ada payung untuk menyambutnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=92&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/25/salam-untuk-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelana &#8230;</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/11/kelana/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/11/kelana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 08:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[seminggu dalam aneka ragam langkah dan tempat singgah, menjadi pengembara adalah sebuah anugerah yang tak disangka oleh si penetap. Banyak makna berjalan seiring begitu mulai kelihatannya seluruh jalanan secara perlahan. dan seminggu sudah dia berkelana, seorang dara yang menyengajakan dirinya tanpa rumah. Hanya  demi sebuah makna. makna tentang hidup yang menginginkan hijrah. dan sungguh Hijrah <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=88&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seminggu dalam aneka ragam langkah dan tempat singgah, menjadi pengembara adalah sebuah anugerah yang tak disangka oleh si penetap. Banyak makna berjalan seiring begitu mulai kelihatannya seluruh jalanan secara perlahan. dan seminggu sudah dia berkelana, seorang dara yang menyengajakan dirinya tanpa rumah. Hanya  demi sebuah makna. makna tentang hidup yang menginginkan hijrah. dan sungguh Hijrah adalah sebuah jendela demi sebuah pintu yang akan memberi pilihan pada bilik dan dapur serta sumur.</p>
<p>Menemui aneka muka dan reaksi serta ekspresi. Manusia benar-benar handal dan kaya akan segala. dan dari jalan hidup semua dibacakan. jalanan panjang tanpa ujung&#8230;</p>
<p>(Mari kembali mengembara ..)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=88&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/11/kelana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku dikejar &#8230;</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/10/aku-dikejar/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/10/aku-dikejar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 13:14:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[angin]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[semu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[dan dia mengejar .. dalam langkah tanpa derap dalam busung tanpa dada dalam rupa tanpa bentuk dia hanya setitik cahaya semu bernama angin<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=86&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dan dia mengejar ..</p>
<p>dalam langkah tanpa derap</p>
<p>dalam busung tanpa dada</p>
<p>dalam rupa tanpa bentuk</p>
<p>dia hanya setitik cahaya semu</p>
<p>bernama angin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=86&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2009/01/10/aku-dikejar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Da Urang Mah Sakti &#8230;</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/31/da-urang-mah-sakti/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/31/da-urang-mah-sakti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 16:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[da urang mah sakti]]></category>
		<category><![CDATA[jatinangor]]></category>
		<category><![CDATA[racana padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmira]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[TAk terasa dua tahun baru dirasakan dalam akhir minggu yang menjadi akhir bulan sekaligus akhir tahun di tahun ini. (di seberang ada yang yang lagi bakar ayam, nggoreng  dan ngrebus singkong, di sebelah sana ada juga yang lagi bakar ikan, setumpuk anak duduk meniup terompet di pinggir jalan, lagu &#8220;kecewa&#8221; dari BCL mengalun pelan ..) <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=83&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TAk terasa dua tahun baru dirasakan dalam akhir minggu yang menjadi akhir bulan sekaligus akhir tahun di tahun ini.</p>
<p>(di seberang ada yang yang lagi bakar ayam, nggoreng  dan ngrebus singkong, di sebelah sana ada juga yang lagi bakar ikan, setumpuk anak duduk meniup terompet di pinggir jalan, lagu &#8220;kecewa&#8221; dari BCL mengalun pelan ..) Jatinangor malam ini&#8230;</p>
<p>petasan mulai dibakar, terompet pun terdengar. tiupan udara dari terompet itu seakan begitu berhasrat menghembuskan apa yang ada di dalam perut sang pemilik mulut. sebuah kekesalan. mungkin luapan kepuasan. atau malah ketakutan. kekesalan karena tahun sebelumnya dijalani dengan sedikit sumringah, kepuasan meluap karena begitu banyaknya tawa dan bahagia yang didapat, atau ketakutan akibat masih banyaknya kewajiban dan hak yang harus dihadapi. atau malah tidak tahu akan apa dan mengapa.</p>
<p>(kini lagunya pun berganti .. bau bakaran makin tajam .. hmmm)</p>
<p>2008 diawali dengan tagline &#8220;da urang mah sakti&#8221;, sebuah ungkapan yang ditemukan kala memandang langit-langit kamar dengan coretan laba-laba setelah naik Damri penuh sesak dengan kumpulan kaki dan gantungan beragam tangan dalam macet Kota Bandung di akhir pekan sebagai tempat lalunya para manusia dari ibukota. tapi saktinya manusia dan bis itu tetap sampai ke tempat tujuan. sungguh sakti. Bukan jera, hal itu tetap terulang besoknya. dan besoknya. dan besoknya lagi. tanpa ada perubahan berarti dari apa dan siapa.</p>
<p>da urang mah sakti (saya sakti= kalo gaulnya&#8221; gue sakti gitu lhoo&#8221;!!)!!</p>
<p>saya tidak ditakdirkan untuk lahir dan besar di Tanah Sunda &#8230; tapi dima bumi dipijak di situ langik dijunjuang (dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung) . TAk ada salahnya jika memakai bahasa sunda yang dipadu sendiri. proksemik itu membuat kedekatan emosi. u are what u think .. aku adalah aku ..dan semua tergantung kata. singkatnya: kamu berguna jika membawa manfaat buatorang lain ..</p>
<p>tak terasa kata &#8220;sakti&#8221; juga dipakai anak2 Racana Padjadjaran, beberapa teman, dan segelintir angin yang lain .. banyak hal sakti yang telah terjadi dan beberapa diantaranya adalah aneka perjalanan dan kelulusan. alhamdulilah &#8230; dan dalam perjalanan dan petualangan itu didapatkan hikmah dan pelajaran yang tak diberikan oleh bangku kuliah ..</p>
<p>terima kasih .. dan kita adalah orang-orang yang sakti dengan kekuatan yang tersimpan di dalam diri kita sendiri &#8230; dan akan kita bangkitkan sendiri ..</p>
<p>2009 : da urang mah sakti lagi !!</p>
<p>Selamat Tahun baru dan semoga Tahun baru yang  selamat ..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=83&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/31/da-urang-mah-sakti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>11 12</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/11/11-12/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/11/11-12/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 09:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[11 12]]></category>
		<category><![CDATA[11 12 aja]]></category>
		<category><![CDATA[istilah]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[dulu ibuku pernah bilang kau dan kakakmu itu 11 12 aja dalam merayu orang tua  !! kakakku juga pernah mengadu kalau gurunya pernah  juga bilang &#8220;kau bikin tugas kayak ini?! 11 12 aja dengan tidak kuajarkan!!&#8221; dosen itu pun berkata &#8220;kalian nitip absen terus, 11 12 aja dengan pejabat pemalas&#8221; ups .. 11 12 &#8230; <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=80&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dulu ibuku pernah bilang kau dan kakakmu itu 11 12 aja dalam merayu orang tua  !!<br />
kakakku juga pernah mengadu kalau gurunya pernah  juga bilang &#8220;kau bikin tugas kayak ini?! 11 12 aja dengan tidak kuajarkan!!&#8221;<br />
dosen itu pun berkata &#8220;kalian nitip absen terus, 11 12 aja dengan pejabat pemalas&#8221;<br />
ups ..<br />
11 12 &#8230; ya 11 12<br />
isitilah ini diibaratkan dengan adanya suatu kesamaan atau kemiripan di antara dua unsur yang berbeda.</p>
<p>saya pernah bertanya dari mana istilah ini muncul dan siapa yang pertama kali memunculkan, kok bisa??</p>
<p>logisnya saya pikir, mungkin karena angka 11 dan 12 itu berurutan dan setingkat maksudnya sesudah angka 11 ya angka 12 &#8230; ga nangkring dulu kemana, tapi langsung sehingga terlihat runut dan urut jadi diibaratkan sama dan sepantaran. sehingga bisa dijadikan bahasa konotasi untuk menyamakan sesuatu &#8230;<br />
entahlah, mungkin ada yang tahu? :d</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=80&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/11/11-12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bayang Mengejar</title>
		<link>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/10/bayang-mengejar/</link>
		<comments>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/10/bayang-mengejar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 10:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rasmirashaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[basah]]></category>
		<category><![CDATA[bayang]]></category>
		<category><![CDATA[dada]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[mengejar bayang]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmira]]></category>
		<category><![CDATA[senja]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rasmirashaja.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Pernah aku bertanya dan entah betapa seringnya pula tak ku keluarkan suara, ternyata dia tak sediam selama yg kupikir saat sebelum ini .. dia malah sangat pandai berteriak. kulihat bayangnya malam itu. Di bawah temaram lampu yang ditutupi laron yang membuatnya sayup-sayup menyampaikan cahaya. Dia tak sendiri, namun dalam tengah malam pun ternyata dia bersuara <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=70&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah aku bertanya dan entah betapa seringnya pula tak ku keluarkan suara, ternyata dia tak sediam selama yg kupikir saat sebelum ini .. dia malah sangat pandai berteriak.</p>
<p>kulihat bayangnya malam itu.  Di bawah temaram lampu yang ditutupi laron yang membuatnya sayup-sayup menyampaikan cahaya. Dia tak sendiri, namun dalam tengah malam pun ternyata dia bersuara bahkan berteriak sangat kencang yang selama ini tak kusangka dia mampu mengeluarkannya ..</p>
<p>Untung saja bukan di siang hari, atau malam gelap buta, kalo saja seperti itu maka tak dapat kulihat bayangannya disana &#8230;</p>
<p>bayangan yang tak dapat kubayangkan selama ini ..</p>
<p>aku tergagap karena tak adanya rasa percaya, dia ternyata tak berdada dan berkepala &#8230;</p>
<p>sudah aku pulang saja.</p>
<p>(sambil menunggu datangnya lumpia basah, dalam ke sekian  basahnya sore  di Jatinangor)</p>
<p>dan senja telah menampakkan bayangnya &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rasmirashaja.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rasmirashaja.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rasmirashaja.wordpress.com&amp;blog=3797754&amp;post=70&amp;subd=rasmirashaja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rasmirashaja.wordpress.com/2008/12/10/bayang-mengejar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/667c769651b6d9a1510ed1c43ddabe1e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rara</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
