kotak suara rasmira

Bila lalai

Posted in Uncategorized by rasmirashaja on Oktober 8, 2009

Bila lalai menjadi kawan tak satupun musuh kan kau hadang selain terlambat. Sudahlah kawan hanya sekian putaran jam tapi dia pun pergi melambaikan tangan tak dapat kulihat bagaimana lagi bentuk mukanya. biarlah, tahun depan dia pasti kembali menemuiku dengan berani. hanya tergantung aku apakah mau menerima atau menolak dengan berani.

dia tersenyum dan meninggalkan si lalai yang baru tersadar bahwa sang kawan telah jauh

dan dia sendiri dalam sepi melihat arakan mereka dari jauh

hidup hanya masalah ingatan

Kelana 2 ..

Posted in Uncategorized by rasmirashaja on Juli 30, 2009

Ayo diri …

salam untuk hujan

Posted in Uncategorized by rasmirashaja on Januari 25, 2009

dan dia masih menyukai hujan walau juga tak begitu berharap ada payung untuk menyambutnya.

Da Urang Mah Sakti …

Posted in Uncategorized by rasmirashaja on Desember 31, 2008

TAk terasa dua tahun baru dirasakan dalam akhir minggu yang menjadi akhir bulan sekaligus akhir tahun di tahun ini.

(di seberang ada yang yang lagi bakar ayam, nggoreng  dan ngrebus singkong, di sebelah sana ada juga yang lagi bakar ikan, setumpuk anak duduk meniup terompet di pinggir jalan, lagu “kecewa” dari BCL mengalun pelan ..) Jatinangor malam ini…

petasan mulai dibakar, terompet pun terdengar. tiupan udara dari terompet itu seakan begitu berhasrat menghembuskan apa yang ada di dalam perut sang pemilik mulut. sebuah kekesalan. mungkin luapan kepuasan. atau malah ketakutan. kekesalan karena tahun sebelumnya dijalani dengan sedikit sumringah, kepuasan meluap karena begitu banyaknya tawa dan bahagia yang didapat, atau ketakutan akibat masih banyaknya kewajiban dan hak yang harus dihadapi. atau malah tidak tahu akan apa dan mengapa.

(kini lagunya pun berganti .. bau bakaran makin tajam .. hmmm)

2008 diawali dengan tagline “da urang mah sakti”, sebuah ungkapan yang ditemukan kala memandang langit-langit kamar dengan coretan laba-laba setelah naik Damri penuh sesak dengan kumpulan kaki dan gantungan beragam tangan dalam macet Kota Bandung di akhir pekan sebagai tempat lalunya para manusia dari ibukota. tapi saktinya manusia dan bis itu tetap sampai ke tempat tujuan. sungguh sakti. Bukan jera, hal itu tetap terulang besoknya. dan besoknya. dan besoknya lagi. tanpa ada perubahan berarti dari apa dan siapa.

da urang mah sakti (saya sakti= kalo gaulnya” gue sakti gitu lhoo”!!)!!

saya tidak ditakdirkan untuk lahir dan besar di Tanah Sunda … tapi dima bumi dipijak di situ langik dijunjuang (dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung) . TAk ada salahnya jika memakai bahasa sunda yang dipadu sendiri. proksemik itu membuat kedekatan emosi. u are what u think .. aku adalah aku ..dan semua tergantung kata. singkatnya: kamu berguna jika membawa manfaat buatorang lain ..

tak terasa kata “sakti” juga dipakai anak2 Racana Padjadjaran, beberapa teman, dan segelintir angin yang lain .. banyak hal sakti yang telah terjadi dan beberapa diantaranya adalah aneka perjalanan dan kelulusan. alhamdulilah … dan dalam perjalanan dan petualangan itu didapatkan hikmah dan pelajaran yang tak diberikan oleh bangku kuliah ..

terima kasih .. dan kita adalah orang-orang yang sakti dengan kekuatan yang tersimpan di dalam diri kita sendiri … dan akan kita bangkitkan sendiri ..

2009 : da urang mah sakti lagi !!

Selamat Tahun baru dan semoga Tahun baru yang  selamat ..