kotak suara rasmira

… suatu hari bernama senja

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada November 1, 2008

… suatu hari bernama senja

Ditandai sebagai:, ,

Rinjani .. Rinjani ..

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada Agustus 13, 2008

hanya untuk membuktikan kata-kata ibuku … tujuannya itu juga …

aku hari ni mau ke rinjani ah … Lombok 3726 mdpl .. keliling jawa sambil liatin langit … dan memaknai setiap langkah … alhamdulilah …

alaM TAKAMBANG JADI GURU …

doakan saja …

Aku bercinta, Maka aku bertanya

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada Juli 31, 2008

 

Satu-satu aku sayang ibu

Dua-dua juga sayang ayah

Tiga-tiga sayang adik kakak

Satu dua tiga sayang semuanya

 

Keponakanku pernah mengajukan “protes” kala kami berdua menyanyikan lagu ini, kenapa kok cuman sampai angka tiga ya?katanya… kenapa ga ada empat, kan masih ada si manis yang harus disayang (Si manis itu kucing di rumah kami) empat-empat juga sayang si manis .. katanya ..

kataku, kan si manis udah masuk satu dua tiga sayang semuanya

sayang semuanya itu apa artinya? artinya ,.. kita sayang juga sama si  manis, cuman si manis ga disebutin namanya ..

harus disebutin, kalau ga nanti si manisnya marah dan nangis… si belang juga dimasukin jadinya lima-lima juga sayang si belang (belang= kucing kami yang lain juga), irvan juga (irvan=nama anak tetangga kami), dan akhirnya dia menyebutkan sampai lagu ini berujung sepuluh-sepuluh juga sayang …. Stagnan sampai pada angka dia bisa menghitung. Sepuluh. Dan “sayang” si keponakaanku itu cuma terdefinisikan sampai angka: 10. hhhmmm anak kecil memang luar biasa (jujurnya). Entahlah ketika dia sudah dewasa dan bisa menghitung sampai ribuan apakah dia bisa mendefenisikan sayangnya sampai dengan angka ribuan juga entah tidak. (lagi…)

Seperti kata Ibuku, tujuannya itu juga..

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada Juli 11, 2008

 

Ditandai sebagai:

sekolah alam

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada Juni 19, 2008

Kok indak nan dihati nan tajadi
Cubolah sanang jo nan tajadi

(kalau yang terjadi tidak sesuai dg keinginan hati, cobalah senang dengan apa yang terjadi)

belajar ikhlas itu susah, dari belajar aku tahu apa yang membuatku harus belajar: karna akan lebih susah kalau aku tidak belajar… belajar untuk bersabar … ibarat menunggu air berubah menjadi es .. tidak tiba2, tapi ada proses, butuh waktu, energi, dan media (kata Pak Okkionarasumberskripsiku ..:) ) (lagi…)

Pantangan di negeri sendiri, larangan di negeri orang lain …

Ditulis dalam Alam takambang Jadi guru oleh rasmirashaja pada Mei 30, 2008

Kata-kata di atas, taglinenya Pak Yamin, guru agamaku waktu SMA, tiap ngajar, pasti tagline ini keluar, Sang Bapak aslinya orang Jambi yang merantau ke Padang Panjang dan menikah dengan orang minang. untuk Jambi-Sumbar, mungkin ini masih berlaku, tapi semakin keluar kita, sepertinya, tagline ini sedikit tidak berlaku ..

satu bukti kutemukan di sini, di bumi Pasundan.. Bagi orang minang menjadi hal biasa menyuci tangan sesudah makan langsung di piring bekas makan kita dan malah hal itu dianjurkan dengan pameo: biar ndak kariang rasaki (susah rezeki), atau maksud lain biar yang ada di dapur ga nyusah nyucinya :)  .. makanya aia kabasuah harus ada. (lagi…)

Ditandai sebagai:, ,