tentang Rasmira
Rasmira. itu saja. nama singkat. dan 7 jumlah hurufnya. sesuai dengan jenis angka yang kusuka. sesuai dengan jumlah lapisan langit. sama dengan jumlah hari dalam seminggu. dan entah apa lagi. Kenapa “cuman” tujuh huruf? pernah kutanya pada ibuku, dan jawabnya: “untuk apa nama panjang, yang penting dia BERNAMA, entah apa yang dimaksud oleh ibuku dengan BERNAMA itu, yang kumengerti perempuan begitu banyak menyimpan rahasia. ku pun bertanya pada Bapak, jawabnya”tak usahlah kau pikirkan kenapa kami tak membuat namamu sepanjang tali beruk, kau panjangkan saja sendiri nanti dengan gelar-gelar sarjana” katanya- dan ternyata laki-laki terlalu pandai melupakan tanya.
dan kini diri ini masih menemukan hidupnya, dimana saja selagi masih mampu berkelana
Ketika RASAku yang paling indah telah pergi,,
Aku melihat RASAnya dalam jiwamu,,
Jiwa pramuka yang selalu bersemangat walaupun lelah menghampiri,,
RASAmu memang berbeda dengan RASAnya,,
Namun,,aku menemukan RASAnya dalam RASAmu,,
RASA yang memberiku semangat dalam hidup,,
RASAku dan RASAmu memang tak sama,,
Namun,,kau memahami RASAku,,
Dan aku pun mengerti RASAmu,,
Karena kita sama-sama pernah meRASAkannya,,
Dengan RASAmu,,
Aku tau apa RASAnya hidup,,
Ada RASA manis, asam, pahit, kecut semuanya bercampur di sana
Agar kita bisa meRASAkan semua RASA kehidupan
Terima kasih telah berbagi RASA denganku… ^-^
yuk .. jalan2 yuk .. mau nyari temen buat kelilingin dunia neh .. mau?
mau nyari temen jg agar hidup kita ini lebih berguna buat orang lain ..
tetap smangat Ceu …
BTW, sekolahmu, SMP/SMA mu keren jg ya ..
tp Danau singkarak itu kok promosinya kurang ya ..?
hei orang gila !!!
)
kemane aje lu?
ape kabar?
masih main tanah dan meluk gunung juga?
masya alllah … inget tu umur
lu lulus jgn buru2 ya .. bareng aja kita
hahahaha..
tapi good lah ..
tetap melangkah .. jangan surut ..
seperti lu pernah bilang: kalau mau bebas ya penjarakan dirimu …
dan salah satu penjara adalah kebebasan itu sendiri ..
gua masih inget kok ..
keep on fighting !!
oh… selamat telah membut blog pribadi…
yach.. ternyta memang isinya benar-benar seorang Rasmira.
pengenalan diri yang menarik…
tak menerangkan lewat kata-kata secara langsung namun dapat memberikan kesan kepada pembacanya siapa Rasmira…
mencerminkan karekter tanpa harus berkata
aku adalah seorang yang bla..bla…
Oya, ngomong2 tahun berapa Rasmira ikut lomba LKTM-nya. Waktu itu saya juga pernah ikut lomba LKTM Bidang Pendidikan Tingakt Wlayah A (Sumatra, Banten, dan DKI Jakarta). Klo gak salah tahun 2007, perwakilan dari DKI Jakarta. Tampatnya di Univ Negeri Padang (UNP).
Oke deh…salah kenal and terus berkarya !!!
teh mira…
waah blognya bagus bgt…
keep writing!!!
mokasih alah singgah di blog uni rasmi
uni link yo
baco2 dulu yo
wah uni juga alumni SMA pd panjang, alah lamooo bana hehe..sekolahku tercinta
syukurlah dari dulu tetap menjadi skul terbaik
purnama yang indah berbisik dan berkelap kerlip bagaikan mutiara yang ditaburkan diangkasa raya. semua kenagan terukir, menari dan kadang dia tersenyum. tlah berapa lama purnama terlangkahi melewati pramuka 53, entah berpa lama gemintang kejora tak berkilau. jauh semua jauh seperti rentang waktu menunggu purnama dan kejora tersenyum di cakrawala.
perpustakaan bukan gudang buku tapi sumber ilmu, satuju gitu. uni mira nan imoet. suit suit. salam pramuka. he he. kenapa juga awak ndak basobok ketika Rainas IX. kalau batamu awak traktir makan nasi padang ala pramuka 53.lanjutin tuh cerita ketika rainas yang ancur-ancur dikit gitu. ya githu dah.
awak lupo photo waktu LKMM tingkat lanjut di jogjakarta masih ada, oh ya kirimin dunk alamat email peserta LKMM yang uni mira punya.piss eh plis deh. oke moet-moet nan sakti.
dan…
rinjani menunggumu…
Hingga menjelang kau hengkang dari kaki gunung manglayang, satu hal (sebenarnya banyak) yang sulit kupupus dari ingatanku tentangmu. Yakni, kemeja jingga berpetak-petak yang kerap kau pakai.
Dibanyak kesempatan, kutahu kau berusaha me-matching-kan penampilanmu dengan memakai rok hitam atau kerudung hitam. Tapi sayang, dimataku usahamu itu gagal. Penampilanmu kala itu lebih mirip senja dan malam yang tiba dalam waktu bersamaan.
besambung
Mungkin,salah satunya,dimulai dari amatanku atas caramu ber-visual itulah aku sampai hari ini masih punya hipotesis bahwa kau adalah perempuan janggal. Caramu bergerak di atas permukaan bumi, caramu menggetarkan pita suara saat kau emosi, dan caramu mendelikan mata pada banyak suasana, makin menguatkan hipotesisku itu.
Rasmira, taukah engkau, demi membuktikan hipotesis itu aku kerap memperhatikan jari-jari tanganmu ketika kau mengerjakan sesuatu. Mungkin menulis atau menyampul buku. Sudah sejak lama aku menganalisis banyak hal tentang perempuan melalui bentuk,corak,dan cara mereka menggerakkan jari-jari tangannya. Dari pengalaman yang sudah-sudah, aku selalu berhasil menganalisis para perempuan dengan cara itu.
besambung lagi
hai mira. salam kenal.
duh.. gak usah ditanya deh sejarahnya saya bisa nemu blog kamu. pokoknya panjang.. ^^
oiah.. ada yang mau saya tanyain soal pendakian rinjani bareng temen-temen racana unpad. boleh?
soalnya saya dan beberapa teman saya juga berencana akan melakukan pendakian rinjani..
salam. sekar
kapas timbang pare dongdang …
tetap sakti uni ..
Rasmira Shaja’s Facebook profile
salam kenal ya mbak!!!