11 12
dulu ibuku pernah bilang kau dan kakakmu itu 11 12 aja dalam merayu orang tua !!
kakakku juga pernah mengadu kalau gurunya pernah juga bilang “kau bikin tugas kayak ini?! 11 12 aja dengan tidak kuajarkan!!”
dosen itu pun berkata “kalian nitip absen terus, 11 12 aja dengan pejabat pemalas”
ups ..
11 12 … ya 11 12
isitilah ini diibaratkan dengan adanya suatu kesamaan atau kemiripan di antara dua unsur yang berbeda.
saya pernah bertanya dari mana istilah ini muncul dan siapa yang pertama kali memunculkan, kok bisa??
logisnya saya pikir, mungkin karena angka 11 dan 12 itu berurutan dan setingkat maksudnya sesudah angka 11 ya angka 12 … ga nangkring dulu kemana, tapi langsung sehingga terlihat runut dan urut jadi diibaratkan sama dan sepantaran. sehingga bisa dijadikan bahasa konotasi untuk menyamakan sesuatu …
entahlah, mungkin ada yang tahu? :d
Bayang Mengejar
Pernah aku bertanya dan entah betapa seringnya pula tak ku keluarkan suara, ternyata dia tak sediam selama yg kupikir saat sebelum ini .. dia malah sangat pandai berteriak.
kulihat bayangnya malam itu. Di bawah temaram lampu yang ditutupi laron yang membuatnya sayup-sayup menyampaikan cahaya. Dia tak sendiri, namun dalam tengah malam pun ternyata dia bersuara bahkan berteriak sangat kencang yang selama ini tak kusangka dia mampu mengeluarkannya ..
Untung saja bukan di siang hari, atau malam gelap buta, kalo saja seperti itu maka tak dapat kulihat bayangannya disana …
bayangan yang tak dapat kubayangkan selama ini ..
aku tergagap karena tak adanya rasa percaya, dia ternyata tak berdada dan berkepala …
sudah aku pulang saja.
(sambil menunggu datangnya lumpia basah, dalam ke sekian basahnya sore di Jatinangor)
dan senja telah menampakkan bayangnya …
leave a comment